Vol 29 No 2 (2026): JURNAL LITBANG POLRI

Menyelamatkan Generasi Emas: Peran Polri Dalam Menanggulangi Kejahatan Narkoba Tahun 2025

Kata Kunci

Kejahatan Siber Kamtibmas Media Online

Abstrak

Globalisasi dan perkembangan masyarakat digital pasca COVID-19 mendorong percepatan teknologi di berbagai sektor, sekaligus memunculkan tantangan baru seperti kesenjangan digital dan ancaman keamanan siber. Kejahatan siber bersifat lintas wilayah, nasional hingga internasional dengan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memanipulasi korban. Rilis Kapolri mencatat 3.331 kasus kejahatan siber sepanjang tahun 2024 meliputi penipuan, pencemaran nama baik, pornografi, hoaks, ujaran kebencian, peretasan, dan pencurian data. Polri telah membentuk Direktorat Tindak Pidana Siber di Polda sejak 2017. Namun, hingga kini baru delapan Polda yang memiliki direktorat siber. Menyikapi hal tersebut, Puslitbang Polri melakukan penelitian berjudul Melindungi Masyarakat Digital: Peran Polri dalam Menanggulangi Kejahatan pada Media Online menggunakan pendekatan mixed method dengan desain paralel konvergen. Penelitian ini melibatkan narasumber internal Polri dan eksternal (masyarakat), serta mengumpulkan data primer melalui observasi, wawancara, FGD, dan survei, serta data sekunder dari internal Polri. Hasil penelitian di 11 Polda menunjukkan 11 variabel tantangan yang terabstraksi ke dalam empat konsep utama, yaitu kapasitas kelembagaan, kapasitas SDM, infrastruktur teknologi dan alat penunjang, serta sinergi dan kolaborasi. Rekomendasi kebijakan meliputi pembentukan Direktorat Siber di seluruh Polda dan unit khusus kejahatan siber di Polres, penyusunan Renstra Polri terkait kejahatan siber, serta regulasi dan MoU dengan sektor perbankan untuk mendukung percepatan penyidikan kejahatan berbasis media online.

Cara Mengutip

Menyelamatkan Generasi Emas: Peran Polri Dalam Menanggulangi Kejahatan Narkoba Tahun 2025. (2026). Jurnal Litbang Polri, 29(2), 90-103. https://doi.org/10.46976/litbangpolri.v29i2.375